Indramayu Youth Centre Terbentuk Melalui Metode Human Centred Design

Puluhan anak muda yang ada di Kabupaten Indramayu mengikuti kegiatan sosialisasi pembentukan tempat berkumpul anak muda (Youth Hub), yang dilaksanakan oleh Indonesia Business Links (IBL), Minggu (15/10/2017). Sosialisasi pembentukan Youth Hub dirancang menggunakan metode Human Centred Design (HCD), dengan memberikan kebebasan kepada anak- anak muda untuk menentukan tempat berkumpul yang sesuai dengan keinginan mereka sendiri. Harmini Simanungkalit, Program Manager IBL, menjelaskan jika sosialisasi pembentukan Youth Hub dengan metode HCD dimaksudkan agar anak muda nantinya memiliki rasa tanggung jawab dan rasa memiliki untuk mengelola Youth Hub sebagai tempat berkumpul mereka. “IBL memberikan kebebasan kepada anak muda untuk menentukan dan mendesain kegiatan apa saja yang ingin dilakukan di dalam Youth Hub, seperti kegiatan kewirausahaan, pelatihan, atau tempat berbagi informasi tentang lowongan pekerjaan,” ucapnya. Metode HCD digunakan dengan tujuan agar anak muda dapat merancang, berkembang, dan memecahkan setiap masalah yang mungkin mereka hadapi karena pada dasarnya metode ini mengajarkan anak muda untuk menghasilkan solusi kreatif dalam memecahkan setiap masalah. Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, dihasilkan sembilan poin kesepakatan yang berdasarkan keinginan anak muda, diantaranya; youth hub sebagai pusat interaksi anak muda di Indramayu, info peluang usaha, info persiapan masuk kuliah, pusat networking, pusat pengembangan minat dan bakat, pelatihan kewirausahaan, pelatihan soft skills dan hard skills, tempat konseling permasalahan anak muda, dan informasi lowongan pekerjaan. Pada akhir kegiatan, anak-anak muda yang mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut menyepakati nama Youth Hub yang akan mereka kelola di Gedung Olahraga Singalodra, dengan nama Indramayu Youth Center.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *